Rumah Bapa

Rumah Bapa – Ketika memikirkan surga, sangat sedikit orang yang meragukan bahwa ada banyak rumah di surga. Rumah terbuat dari emas. Jalan-jalannya dilapisi emas dan berlian. Ada rumah besar dan ada rumah kecil. Masyarakat beranggapan bahwa rumah besar diperuntukkan bagi umat yang lebih beragama dan rumah kecil diperuntukkan bagi umat beragama biasa. Yang lebih sulit lagi adalah banyak pendeta berkata, “Setiap jiwa yang kita tinggalkan dari agama akan menjadi batu bata di rumah kita di surga.” Jiwa adalah batu bata, batu bata?

Ketika Tuhan Yesus berbicara tentang rumah Bapa, Dia tidak sedang menggambarkan struktur, komposisi, jumlah atau posisi rumah-rumah di surga. Ungkapan “Di rumah ayahku banyak tempat tinggal” hendaknya dipahami sebagai sambutan luas Tuhan terhadap umat manusia. Siapapun yang mau beriman dan hidup bersama Tuhan pasti akan diterima dan bisa bersama-Nya di surga. Surga adalah kehidupan kekal; Baik itu kendala waktu, kendala luas, kendala biaya, maupun kendala beban. Untuk sampai ke sana, Tuhan Yesus bersabda: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup” (ayat 6). Siapa pun yang ingin bertemu dan bersama Bapa di Surga harus percaya kepada Yesus sebagai jalan yang benar, sumber kehidupan, dan landasan kebenaran yang sejati.

Rumah Bapa

Rumah Bapa

, kita tidak bisa mengatakan dengan pasti seperti apa keadaan kerajaan surga nantinya. Apakah ada bangunan? Kami tidak tahu. Namun, saya percaya bahwa tidak ada penderitaan, kematian dan tangisan. Ada sukacita di surga. Itu adalah rumah Tuhan yang mulia. Percayalah kepada Kristus. Jangan khawatir Suatu saat aku akan menikmati surganya.

Rumah Bapak Teuku

Bergantung Pada Tuhan Saja – 01:39 Pelajari Tuhan! – 01:47 Jas Merah – 01:52 Aku Tidak Akan Menjadi Kecil – 02:04 Pekerjaan Tuhan – 02:08

Di Pundaknya – 17:00 Tempat Belajar Alam – 17:00 Masih Dalam Perjalanan – 17:00 Keraguan Tak Pernah Berjalan Lebih Jauh – 17:00 Kegembiraan – 17:00

Beribadah dengan keras! – 17:00 Kawan Muda – 03:20 AM Belajar Taat Hukum – 04:17 AM Pemimpin dengan Teladan – 04:22 AM Nasehat untuk Orang Lanjut Usia – 04:22 AM

Dikirim dan Dilengkapi – 17:00 Domba Dilengkapi – 17:00 Prioritas Baru – 17:00 Belajar Mengatur Diri Sendiri – 17:00 Titik Buta – 17:00

Sertu Zulkarnain Sambangi Rumah Bapak Subagio Warga Desa Binaan

Penampakan saat Puja – 17:00 Malin Kundang – 17:00 Belajar Administrasi – 17:00 Pindah Iman – 17:00 Pagar Perkebunan – 17:00

Tetap produktif – 17:00 – 17:00 Belajar memberikan yang terbaik – 17:00 Kemana Anda pergi? – 17:00 Panggil Tuhan – 17:00

Kesaksian – 17:00 Sumpah Nasional – 17:00 Untuk Mengetahui Lebih Banyak – 17:00 Kebakaran Hutan – 17:00 Terbitan – 17:00

Rumah Bapa

Kembali Kepada Tuhan – 17:00 Dalam Nama Tuhan – 17:00 Rumah – 17:00 Jaminan Kekal – 17:00 Pasir Tersedak – 17:00

Interior Rumah Bapak Roby

Biarkan Tuhan Selalu Memberi Petunjuk – 17:00 Aku Tak Berbalik – 17:00 Yesus Dikuburkan – 03:21 AM Kapal Besar Mengambang di Laut – 03:27 AM Bintang Lima – 03:36 AM

Jalan Terang – 02:06 AM Percaya pada Pengajaran Tuhan – 02:13 AM Ciuman – 02:21 AM Sumber Terorganisir – 02:26 AM Kesempatan Kedua – 02:32 AM

Ketaatan itu Wajib – 17:00 – 17:00 Kata-kata Terakhir – 17:00 Kebebasan Sejati – 17:00 Bertanggung Jawab, Bijaksana – 17:00

Pelajari instrumen, itu menyenangkan dan bermanfaat! – 17:00 TEFILIN – 17:00 Berkomunitas dengan Tuhan – 17:00 MINTA HIKMAT – 17:00 KALOI LIMENES – 17:00

Rumah Bapa, Rumah Dia, Adalah Rumah Kita

Melampaui Segalanya – 01:48 Hikmah Membawa Berkah – 02:00 AM Black Washington – 02:06 AM Sang Gubernur – 02:29 AM Tuhan Yang Maha Esa – 02:35 AM

Kata-Kata Kehidupan – 02:06 AM Ulama, Berkah Besar Bagi Bangsa – 02:10 AM LAPIS LEGIT – 02:14 AM Damai Kristus – 02:41 AM Menceritakan Perbuatan Tuhan – 03:03

Malala dan Suka – 17:00 Berenang – 17:00 Aku dan Temanku – 17:00 Line

Rumah Bapa

Orang Tua Mempelai Wanita – 02:08 AM Menjadi Musisi dan Artis Ibadah – 02:16 AM Surat untuk Masa Depan – 02:25 AM GBU – 02:30 AM Penyerahan Diri – 02:49 AM

Kabar Duka: Telah Berpulang Ke Rumah Bapa Di Surga, Pdt.(em.) Rufus Alexander Waney, M.th.

Keluargaku Dapat Menghancurkanku – 12:58 AM Mempelajari Kata dan Sajak yang Menakjubkan – 01:02 AM Kejujuran Gamboa – 01:08 AM Jangan Takut Masalah – 01:14 AM Kami Ada, Kami Ada! – 01:19

Jangan khawatir, senang! – 17:00 Buku Kedua – 17:00 Arsitek Utama – 17:00 Percaya pada Firman Tuhan – 17:00 Pendahuluan Satu – 17:00

10 Tahun Di Sini – 17:00 Dia Telah Bekerja dalam Kemenangan – 17:00 Berbicara Itu Mudah – 17:00 Anugerah Tuhan – 17:00 Anugerah Mengatasi Dosa – 17:00

Tarif Tuhan – 17:00 Tuhan tak ada bandingannya! – 17:00 Jauh atau dekat? – 17:00 Banyak yang Percaya – 17:00 Bukan Sekedar Berita – 17:00

Dipenjara Lima Tahun Akibat Bakar Dapur Rumah Bapa

Penerimaan Positif Tanpa Syarat – 17:00 Iman yang Sehat – 17:00 Bertindak Cepat! – 17:00 Waktu Tunggu – 17:00 Anak Sejati: Mereka Tidak Mudah Berbohong – 17:00

Anggur Berharga – 17:00 Mengisi Waktu Anda – 17:00 Penyembuhan adalah berkah! – 03:51 AM Ketakutan Sadar – 03:56 M Apakah Tuhan Marah? – 04:00

Tuhan adalah Rumah Masa Depan – 17:00 Nasi Bhaak – 17:00 Setiap Hari – 17:00 Guru Bangsa Diajar – 17:00 Sanjru – 17:00

Rumah Bapa

Bangsa Suci – 17:00 Kebanggaan Spiritual – 17:00 Mencoba Segalanya – 03:16 Kerajaan – 03:23 Tujuan Hidup – 03:27

Kabar Duka: Telah Berpulang Ke Rumah Bapa Di Surga, Pdt. Samylan Paulus Titaley

Waktu Kematian Rating – 17:00 – 17:00 ABBA – 17:00 Hukum Kehidupan – 17:00 Mari Belajar Memimpin! – 17:00

Terima kasih atau setuju? – 17:00 PERANG TUHAN – 17:00 SUKACITA – 17:00 TERUS BELAJAR – 17:00 YESUS DAN YESUSORUN – 17:00 PM Di rumah ayahku banyak tempat tinggal. Jika tidak, saya pasti akan memberitahu Anda. Sebab Aku akan menyiapkan tempat bagimu.

Sabda Yesus ini sangat berharga bagi kita karena menuntun kita menuju rumah Bapaku di surga agar kita tidak tersesat di tempat lain (=neraka).

Kita umat Kristiani tidak boleh putus asa, kita harus percaya dan percaya bahwa firman Yesus adalah firman Tuhan yang pasti menjadi kenyataan dan tidak akan pernah mengingkari janji.

Rumah Bapa Di Sorga

Tuhan itu bukan manusia, oleh karena itu dia berbohong, bukan anak manusia, oleh karena itu dia bertobat. Dia bilang dan jangan lakukan, atau dia bilang dan jangan lakukan?

Kita hendaknya mengutamakan tujuan hidup di dunia ini, yaitu pergi ke rumah Bapa di surga karena kita akan berada di sana selamanya.

Surga adalah tempat yang sempurna untuk hidup; Kematian dan Tanpa Menangis (Baca Bab 21-22).

Rumah Bapa

Dan Dia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan kematian tidak akan ada lagi. Dan tidak akan ada lagi perkabungan, tangisan, atau dukacita, karena hal-hal yang dahulu telah berlalu.

Bapa Muda Menikmati Masa Dengan Bayi Yang Baru Lahir Di Rumah Bapa Muda Menikmati Masa Dengan Bayi Yang Baru Lahir Di Rumah Foto Latar Belakang Dan Gambar Untuk Muat Turun Percuma

Dan dia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan yang bersinar seperti kristal dari takhta Allah dan takhta Anak Domba.

Dan tidak akan ada lagi malam, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu atau cahaya matahari, karena Tuhan Allah akan memberikan terang kepada mereka, dan mereka akan memerintah selama-lamanya.

Membaca Alkitab tentang keadaan di surga saja sudah membuat hati saya berdebar-debar, apalagi sampai di surga… wah.

Kita adalah warga negara surga dan ahli waris surga karena kita adalah anak-anak Allah karena kita percaya kepada Yesus Kristus.

Tidak Kunjungi Rumah Bapa Saudara, Lelaki Ditemukan Meninggal Dunia

Roh memberikan kesaksian kepada jiwa kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita anak-anak, maka kita adalah ahli waris, yaitu orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan diterima oleh Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, agar kita juga dimuliakan. Sama seperti dia.

Sebab patriotisme kita ada di surga, dan di sana kita menantikan Juru Selamat, Tuhan Yesus Kristus, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, menjadi seperti tubuh kemuliaan-Nya, sesuai dengan kuasa-Nya yang mampu mengatasi segala sesuatu. Jiwanya.

Betapa bodohnya umat Kristiani jika tergiur dengan kenyamanan dan kemudahan dunia ini jika mereka tetap ingin memiliki tujuan hidup.

Rumah Bapa

Jika anda tidak percaya dengan perkataan Yesus dalam Yohanes 14:2 silahkan saja, namun ingatlah untuk tidak bertobat ketika anda meninggalkan dunia/bumi ini; Rumah kebahagiaan duniawi tidak bisa diambil dan kebahagiaan duniawi akan hilang dan tetap ada di bumi.

Rumah Bapa Bekas Ahli Parlimen Kangar Terbakar, Rugi Lebih Rm200,000

Halo saudara-saudara, asalkan kita mengikuti jalan yang Yesus tunjukkan, kita bisa masuk surga dengan selamat (tidak tersesat) jadi marilah kita percaya pada firman Yesus yang memberi kita tempat di rumah Bapa di surga.

Yesus berkata, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kecuali melalui Aku. Kata-kata misalnya: Di surga ke rumah ayah kami, pulang pada hari Pk…. Tante, nenek, nenek kami tercinta…… sudah tua sekali. .

Rumah Bapa ada di surga. Rumah ayah adalah surga. Rumah Bapa adalah rumah masa depan setiap orang yang percaya kepada Yesus, yang juga berarti percaya kepada Bapa (lih. Yoh 12:44). Rumah masa depan adalah rumah ayah. Rumah masa depan adalah surga. Jadi, menurut pendapat saya, dan juga keyakinan saya, di rumah

Kasih bapa, bapa engkau, abba bapa, bersamamu bapa, bapa yang, bapa, doa bapa, bapa-bapa, lagu bapa, bapa abraham, bapa bakoy, bapa kami

You May Also Like

About the Author: Reza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *