Nglungguhi Klasa Gumelar Tegese

Nglungguhi Klasa Gumelar Tegese – Apakah kamu suka buku ini? Anda dapat menerbitkan buku Anda online secara gratis dalam hitungan menit! Buat buku flip Anda sendiri

KELAS 8 SEMESTER 1 MODUL INTERMEDIAT OLEH HERI WIDOWATI, S.Pd BASA RINENGGA SMP NEGERI 5 MADIUN

Nglungguhi Klasa Gumelar Tegese

Nglungguhi Klasa Gumelar Tegese

FITUR 3.2.1 Mengenali berbagai jenis bahasa dalam teks 3.2.2 Mengenali berbagai jenis gaya bahasa (ringa/leagen dalam teks) 3.2.3 Menganalisis struktur teks yang memuat variasi bahasa dan metode kebahasaan (bahasa ringa/lalonget ) 3.2.4 Menjelaskan makna peribahasa/parèbhȃsȃn dalam teks.

Rangkuman Materi Bahasa Jawa 2021_sdn Model

A. Jenis-jenis bahasa Variasi bahasa berkaitan dengan apa, bagaimana, siapa, kapan dan di mana bahasa digunakan sesuai dengan kebutuhannya. Dengan demikian, jenis-jenis bahasa dapat digolongkan menurut tempat atau wilayah, kondisi, dan kegunaannya. Macam-macam bahasa Jawa disebut dialek, kalau diperhitungkan di daerah, misalnya di Jawa Timur ada dialek Surabayan. Jika kita melihat situasinya, dapat dibedakan menjadi bahasa formal dan informal. Dilihat kegunaannya, untuk siapa dan siapa yang memakainya. Mendengarkan adalah bahasa lisan dan tulisan. Bahasa lisan digunakan sebagai alat komunikasi lisan dalam interaksi sehari-hari. Bahasa tertulis, seperti halnya komunikasi tertulis, juga mengungkapkan gagasan, pendapat, pemikiran dan gagasan dalam bentuk tulisan atau sastra. Jika dilihat dari siapa penuturnya, keberagaman bahasa tergantung pada tingkat pendidikan, pekerjaan, dan lingkungan seperti titik undha-usuk dalam bahasa Jawa. Kaidah bahasa Jawa dikenal juga dengan bahasa ungu-ungg.

B. Bahasa Rinengga 1. Kata kerja: kata-kata yang sering digunakan, mempunyai arti transitif, disebutkan atau dibandingkan dengan keadaan dan tindakan orang. Misalnya: (1) Kalau kamu duduk di kelas, kamu hanya perlu mencari tahu. (2) Gunting pisau merusak dua, artinya tindakannya salah sehingga menyebabkan hilangnya dua warna. 2. Saloka : kata-kata yang sering digunakan, mempunyai arti perubahan, dibandingkan atau dikontraskan dengan seseorang. Contoh: (1) Anjing yang berkerah loreng artinya orang yang rendah hati namun kaya harta duniawi. (2) Cebol mencapai bintang, artinya orang miskin yang keinginannya tidak terpenuhi.

3. Pepindhan : bunyi yang mempunyai arti emper-emperan atau irib-iriban, seperti penekanan, biasanya menggunakan kata lir, pindha, kadya, kaya, dan lain-lain. Contoh: (1) Kepitan ndaru artinya keberuntungan. (2) Sumbare ibarat memotong besi gligen yang artinya tidak ada yang dapat mengalahkannya. 4. Pepatah: lagu yang sering digunakan mempunyai arti ditinggalkan. Misalnya: (1) Terlalu cepat, tergesa-gesa, artinya mengerjakan sesuatu dengan terburu-buru maka hasilnya tidak akan memuaskan.

Tips 1. Ragam bahasa dibagi menurut kegunaannya sebagai bentuk komunikasi lisan/tulisan dalam bahasa Moko dan bahasa Krama. Mengenai kata-kata yang digunakan dalam bahasa tersebut, kata-kata tersebut terbagi menjadi murni dan benar. Penggunaannya tergantung siapa yang berbicara dan siapa yang diminta berbicara, artinya jika merujuk pada orang lain sebaiknya menggunakan kata krama jika dirasa cukup. Bahasa tingkah laku yang baik juga dapat dibedakan menjadi tingkah laku yang murni dan tingkah laku yang baik, artinya jika ditujukan kepada orang lain maka harus menggunakan kata-kata yang berperilaku baik, jika untuk diri sendiri cukup dengan kata-kata yang polos. 2. Ringga merupakan bagian bahasa Jawa yang sangat penting dan tidak dimiliki bahasa lain. Selain menambah makna yang baik, makna nges, dan mentes, sering juga terjadi penggantian kata dengan kata-kata yang dianggap tidak pantas bagi sebagian orang, antara lain kata peribahasa, ucapan, peribahasa, kata bebasan, isaloka, dan entar.

Bahasa Jawa Wulangan 1 Patemon 1 2 Interactive Worksheet

PELAJARAN UJI KETERAMPILAN 2 A. Bacalah bacaan di bawah ini dengan cermat, kemudian jawablah pertanyaan-pertanyaannya dan pilihlah jawaban yang benar! “Pada suatu pagi saat langit cerah, Mbok Randha dan putrinya, para kleting cantik yaitu Kleting Abang, Kleting Biru, Kleting Ungu, dan Kleting Ijo sedang bersenang-senang. Kleting Kuning sedang bekerja dan membersihkan rumah sendirian. U Kuning adalah anak angkat Mbok. ​Randha. Hubungan Mbok Randha dengan Kleting Kuning adalah dia adalah seorang pengasuh, berbeda dengan anak perempuan lainnya…” 1. Kebebasan berarti ketidakadilan, yaitu …. a. . b. Nanny cinde, emban siladan c. Bukan wuwu dan ebur d. Ambil tulang tanpa materi 2. Ungkapan yang artinya hampa, tidak mau berusaha tetapi berusaha menjadi penguasa, yaitu …. a. Adang Ada setetes embun b) Saya tahu, tapi saya tidak cukup pintar untuk melakukannya c.

3. Perubahan yang berarti pekerjaan tidak berhenti, yang satu ditandatangani, yang lain harus segera ditandatangani kembali, yaitu seperti…. a. kutukan monyet keren b. bintang rujukan c. D. niba nangi 4. Saloka artinya orang rendahan/jahat tetapi kaya harta duniawi, yaitu. …. A. Kalung uang anjing bergaris. B. Spons di dahi penuh madu. C. Cecak menelan susu. D. Dom tahu airnya. a s 5. Jenis bahasa yang digunakan dengan baik dan sopan…. a. Bahasa formal dan bahasa informal b. Bahasa tulis dan lisanc. Bahasa adalah bahasa sopan santun. D. Bahasa tulis 6. Ragam dialek Surabayaan, Bojonegoroan, Malangan dan sejenisnya ditampilkan dalam berbagai bahasa berdasarkan …. a. menggunakan b. lokasic. siapa yang memakai d. situasi

7. Bahasa formal dan informal adalah bahasa yang diawali….a. menggunakan b. lokasi c. siapa yang memakai d. menyatakan 8. Teks “Solah Bawa” di atas didasarkan pada ragam bahasa menurut modalitasnya termasuk beda bahasa…. a. bahasa yang polos b. bahasa yang baikc. perilaku tidak bersalah d. perilaku yang baik. 9. Kutipan teks di atas berdasarkan bahasa yang berbeda-beda menurut adab yang baik termasuk bahasa yang berbeda-beda…. a. bahasa yang polos b. bahasa yang baikc. perilaku tidak bersalah d. bahasa santun 10. Kalimat berikut ini yang paling tepat menurut kaidah kesantunan dan…. a. Saya sudah meminta uang, namun ibu saya masih belum memberikannya kepada saya. B. Aku sudah mengeluarkan uangnya tapi ibuku belum juga memberikannya padaku. C. Saya melakukan perjalanan, tetapi kedua ibu saya tidak. D. Saya mempunyai Nedhi Yatra tetapi ibu saya belum memberikannya kepada saya.

Nglungguhi Klasa Gumelar Tegese

You May Also Like

About the Author: Reza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *